Desa Benjot di geruduk Warganya meminta Transparansi Dana BUMDES

Gentra Jabar, KAB, CIANJUR - Warga Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur jawa barat,menggelar aksi unjukrasa di depan kantor desa pada hari kamis ( 13/11/2015 ),Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai tidak transparan dan kurang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 Tuntutan warga agar pemerintah desa segera melakukan audit terhadap pengelolaan BUMDES dan membuka informasi terkait penggunaan anggaran mereka juga menuntut adanya keterlibatan aktif dari masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan terkait BUMDES

 "Audiensi sempat diskors menunggu kehadiran Ketua BUMDes untuk memperlihatkan print out rekening koran, menyusul pertanyaan warga mengenai penggunaan dana sebesar Rp204 juta, di mana sekitar Rp170 juta diduga sudah digunakan, akibatnya terjadi sedikit keributan.

Menurutnya, selama ini informasi mengenai kegiatan dan keuangan BUMDES sangat sulit diakses. Warga juga tidak pernah mendapatkan laporan yang jelas mengenai perkembangan nya.

Kepala Desa Benjot, Sopyan Sori, menegaskan pihaknya telah menegur pengurus BUMDes dengan mengeluarkan SP 1 dan SP 2, serta meminta bantuan kecamatan untuk mengevaluasi pengelolaan dana. Ia juga menyoroti adanya pekerja dan pemasok material yang belum dibayar dari proyek kandang ayam,.

Camat Cugenang menyebut audiensi berjalan lancar dan diharapkan menjadi langkah awal memperbaiki tata kelola BUMDes agar lebih transparan dan akuntabel, sekaligus mendorong peningkatan PAD Desa Benjot

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki pengelolaan BUMDES ini agar lebih transparan dan akuntabel. Kami juga akan melibatkan masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan,"ujarnya,.

 Aksi demonstrasi ini berjalan dengan tertib dan aman. Setelah menyampaikan tuntutannya, massa aksi membubarkan diri dengan damai. **rhoestama