“Floranimal” 2025 di Kota Bandung Disambut Antusias, Jadi Ajang Edukasi dan Promosi UMKM Lokal
Gentra Jabar, KOTA BANDUNG – Gelaran “Floranimal” yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha maupun masyarakat. Acara yang berlangsung di Summarecon Mall Bandung hingga 16 November 2025 ini dinilai sukses menjadi wadah edukasi publik sekaligus ruang promosi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah peluncuran Gerakan Bangsawan (Bandung Jaga Kesehatan Hewan) yang turut mendapat apresiasi dari peserta dan pelaku usaha yang hadir.
Arifin Maulana, penjual tanaman kaktus yang turut serta dalam pameran, mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, “Floranimal” memberi peluang besar bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas. “Dengan adanya acara ini saya merasakan bahwa UMKM-UMKM lokal, seperti yang menjual tanaman maupun hewan, sangat difasilitasi,” ujar Arifin saat ditemui di lokasi, Kamis (6/11/2025).
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM. “Saya harap ke depannya acara ini bisa memberi peluang bagi UMKM lainnya agar bisa berpartisipasi dalam festival ini, supaya bisa memajukan UMKM lokal juga,” tambahnya.
Tak hanya pelaku usaha, pengunjung pun menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pameran flora dan fauna tersebut. Salah satu pengunjung, Adit, menyebut acara ini memberikan pengalaman edukatif dan hiburan yang menarik. “Hal yang saya rasakan itu seru. Karena dengan diadakan acara ini sangat mengedukasi masyarakat, terutama anak-anak,” ujarnya.
Meski demikian, Adit juga memberikan masukan agar ke depan “Floranimal” menghadirkan variasi satwa yang lebih beragam. “Harapannya kalau bisa ditambah lagi hewan-hewannya, seperti buaya atau hewan-hewan unik lainnya,” katanya.
Apresiasi dan saran dari berbagai pihak ini menjadi catatan penting bagi DKPP Kota Bandung dalam mengembangkan “Floranimal” di masa mendatang. Gelaran ini terbukti tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian flora dan fauna, serta mendukung kemajuan UMKM lokal. **Redaksi
